Mulai 31 Oktober, Wajib Registrasi Kartu Perdana

Kominfo mewajibkan validasi data pelanggan jasa layanan telekomunikasi.
, Majalah Kartini | 18/10/2017 - 19:02

MajalahKartini.co.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mewajibkan KTP dan KK untuk validasi data para pelanggan jasa layanan telekomunikasi. Aturan tersebut berlaku untuk pelanggan baru maupun pelanggan lama per tanggal 31 Oktober mendatang.

Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia bersama Kementerian Dalam Negeri, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dan penyelenggara jasa telekomunikasi serta Kementerian Kominfo telah melakukan langkah kesiapan teknis implementasi PM Kominfo No. 12 Tahun 2016 dan perubahannya.

Registrasi dapat dilakukan langsung oleh calon pelanggan yang membeli kartu perdana dan registrasi ulang bagi pelanggan lama. Proses registrasi ini meliputi verifikasi atau penyesuaian data oleh petugas penyelenggara jasa telekomunikasi dan validasi ke database Ditjen Dukcapil dan aktivasi nomor pelanggan. Cara registrasinya mudah yaitu dengan mengirimkan SMS ke 4444 dengan format NIK#NomorKK# dan pelanggan lama dengan format ULANG#NIK#NomorKK#

Informasi tersebut harus sesuai dengan NIK yang tertera di Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) dan KK agar proses validasi ke database Ditjen Dukcapil dinyatakan berhasil. Dampak dari tidak melakukan registrasi sesuai ketentuan yakni, calon pelanggan tidak bisa mengaktifkan kartu perdana dan pemblokiran nomor pelanggan lama secara bertahap. Pelanggan dapat menghubungi layanan pelanggan masing-masing penyelenggara jasa telekomunikasi seputar informasi registrasi atau ke Ditjen Dukcapil untuk informasi kependudukan. (Cindy/Foto: Shutterstock)

Tags: , , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: