Menkes Dinilai Lamban Sikapi Penyebaran Virus Zika

Nihayah mendorong masyarakat agar bersedia periksa di faskes pemerintah jika merasakan gejala virus zika.
, Majalah Kartini | 15/09/2016 - 16:30

MajalahKartini.co.id – Pemerintah perlu segera merevisi langkah-langkah yang diambil dalam mengantisipasi kemungkinan penularan dan penyebaran virus zika. Anggota DPR Komisi IX Nihayatul Wafiroh menegaskan jangan pernah menganggap remeh menyangkut keselamatan rakyat.

“Menkes sangat lamban dan terkesan menunggu perkembangan dalam mengambil langkah menyikapi penyebaran virus ini,” tandas anggota DPR  dari fraksi PKB ini.

Seperti diberitakan banyak media, setidaknya di Asia terdapat tiga negara yang telah ditemukan warganya terjangkit virus Zika yaitu Singapura, sekira 333 penderita, Malaysia, sekira 30-40 kasus, Filipina, sekira 8 kasus. Salah satu keputusan Menkes untuk mengantisipasi penularan dari luar yang perlu direvisi adalah pemberian travel advisory pada ibu hamil bukan travel warning.

Sedangkan DI dalam negeri terlihat menkes belum masif sosialisasi ke masyarakat tentang virus ini. “Setiap tahun ada banyak penderita DBD yang meninggal di Negara kita ini. Hal itu wajib menjadi cambukan keras dan cukup menjadi fakta bagi pemerintah agar lebih cermat dalm menangani dan mengantisipasi jatuhnya korban karena terkena gigitan nyamuk seperti pada virus zika,” terangnya.

Sebagai anggota Badan legislasi DPR RI, Nihayah akan mendorong pengesahan RUU Karantina Kesehatan. Selain itu, sebagai anggota komisi IX, ia akan terus memperjuangkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang nyaman. Dengan tujuan, supaya masyarakat bersedia periksa di faskes-faskes pemerintah jika merasakan gejala-gejala virus zika. (Foto: Harviyan Perdana Putra)

Tags: , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: