Mantan Sekjen PKS Taufik Ridho Tutup Usia

Mantan Sekjen PKS yang dikenal ahli syariah ini tutup usia. Dia akan dimakamkan di Karawang, Jawa Barat hari ini.
, Majalah Kartini | 06/02/2017 - 10:42

ANIS MATTA PRESIDEN BARU PKS

MajalahKartini.co.id – Mantan Sekretaris Jendral (Sekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Taufik Ridho meninggal dunia. Dia meninggal di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, sekitar pukul 01.15 WIB, Senin (6/2). Hal tersebut dibenarkan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, “Iya betul, semalam pukul 01.15 WIB),” ucapnya.

Taufik Ridho, kata Mardani, meninggal karena sirosis yang dideritanya. Almarhum telah disemayamkan padi tadi di Masjid Kompleks Kalibata, Jakarta Selatan. Kemudian, dimakamkan di Karawang, Jawa Barat. “Jam 08.00 WIB disemayamkan di Masjid Kalibata. Jam 10.00 WIB dimakamkan di pesantren di Karawang,” tuturnya.

Wakil ketua DPR Fahri Hamzah pun turut berdua akat kepulangan koleganya itu. Fahri mengucapkan bela sungkawa di akun twitternya. Dia juga berharap amal ibadah almarhum diterima di sisi Tuhan. “Semoga Allah SWT menerima jihad dan amal beliau almarhum Ust. Taufik Ridho. Di sisiNya Yg mulia. #BeritaDuka,” tulis @fahrihamzah. Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI lainnya, Fadli Zon, juga menyampaikan duka cita dalam akun Twitternya. “Semoga almarhum Taufik Ridho diberi tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Saya ikut mengantar kepergian almarhum di saat terakhir,” kata Fadli.

Pria kelahiran Palu, Sulawesi Tengah, 2 Oktober 1964, selain seorang politikus, dia juga merupakan pakar ekonomi syariah. Taufik Ridho menjabat sebagai sekjen dari 2013 menggantikan Anies Matta yang kala itu, Anies diangkat menjadi presiden PKS. Pada Musyawarah Nasional ke-4 PKS yang digelar pada September 2015, ia kembali ditunjuk menjadi Sekretaris Jenderal untuk periode 2015–2020 di bawah kepemimpinan Presiden PKS, Sohibul Iman.

Pada 15 Februari 2016, ia mengirimkan surat pengunduran diri sebagai Sekjen. Alasannya mundur karena sudah tidak bisa optimal lagi menjalankan tugas-tugasnya sebagai Sekjen, sebab ia tengah disibukan dan ingin fokus mengurus bisnisnya. Dia kemudian digantikan oleh Mustafa Kamal.

Selain itu, semasa hidupnya, Taufik juga menjadi anggota dewan pengawas syariah di beberapa bank dan perusahaan swasta yang memiliki basis atau cabang syariah Islam, seperti di antaranya adalah di Bank CIMB Niaga, PT Equity Finance Indonesia, dan PT Asuransi Tokio Marine. Taufik juga adalah Ketua Dewan Syariah Dompet Dhuafa. Dia meraih gelar sarjana di bidang syariah dari Universitas Yordania, dan memegang gelar master dari Arab Academy for Banking and Financial Sciences, Yordania. (Foto: satunusanews)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: