Mal Hewan Kurban, Kambing dan Sapi Premium Ludes Terjual

Kisaran harga sapi mulai dari Rp 14 juta hingga Rp 300 juta yang beratnya mencapai 1,5 ton.
, Majalah Kartini | 11/09/2016 - 20:00

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi (kiri) membawa sapi saat memilih hewan kurban di Pasar Kambing, Tanah Abang, Jakarta, Minggu (11/9). Jelang Hari Raya Iduladha, pedagang menjual 70-90 ekor kambing per harinya dengan harga Rp2 juta-Rp5 juta. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/aww/16. *** Local Caption ***

MajalahKartini.co.id – Menjelang Idul Adha, semua kambing dan sapi premium seharga ratusan juta rupiah di Mal Hewan Kurban H. Doni, Depok, telah ludes terjual. “Sekitar 300 ekor kambing sold out,” kata H. Doni, pemilik ‘Mal Hewan Kurban’, saat dihubungi, Minggu (11/9).

Selain kambing, Doni juga menyediakan 6800 ekor sapi dari NTT, NTB, Bali, Madura dan Jawa untuk kaum muslim yang ingin berkurban tahun ini. Sebanyak 6600 ekor telah laku terjual. Doni menyediakan sapi dengan ukuran bervariasi sehingga pembeli bisa memilih mana hewan yang harganya cocok di kantong. Kisaran harga sapi mulai dari Rp 14 juta hingga Rp 300 juta yang beratnya mencapai 1,5 ton.

Sapi premium yang harganya ratusan juta itu hanya tersedia dalam jumlah sedikit, kurang lebih 122 ekor, namun semua sudah laku. “75 persen saya menjual sapi yang harganya di tengah-tengah, di bawah Rp 20 juta, itu yang paling laku,” ujar dia, menambahkan Mal Hewan Kurban berjualan hingga beberapa hari setelah Idul Adha.

Menurut Doni, penjualan tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu. “Tahun lalu drop banget, dari stok 7000 ekor yang terjual kira-kira 3500 ekor saja,” kata dia. Doni menduga meningkatnya pembeli di Mal Hewan Kurban miliknya didorong juga oleh penjual musiman yang mengurangi stok kambing dan sapi akibat pengalaman tahun lalu. “Banyak pembeli di luar langganan saya yang datang tahun ini, ada yang datang karena sulit mencari penjual lain,” kata dia.

Bagi penjual hewan kurban seperti Doni yang punya peternakan sendiri, turunnya minat beli tidak terlalu berpengaruh. “Kalau pedagang musiman yang tidak punya peternakan, ruginya parah,” ujar dia. (ANTARA/Foto: ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: