Mahkamah Agung Serahkan Tiga Nama Calon Sekretaris ke Presiden

Presiden diminta untuk memilih calon yang menguasai manajerial organisasi, serta paham business process di lingkungan peradilan dan MA, jabatan Sekretaris MA harus memiliki integritas baik.
, Majalah Kartini | 28/11/2016 - 16:30

MajalahKartini.co.id – Tiga nama calon sekretaris Mahkamah Agung yang dinyatakan lolos seleksi sudah diserahkan oleh Mahkamah Agung kepada Presiden Joko Widodo. Panitia Seleksi (Pansel) Lelang Jabatan Sekretaris dan Kepala Biro Umum pada Mahkamah Agung secara resmi telah dinyatakan lulus seleksi administrasi, penulisan makalah, assessment test, presentasi, dan wawancara oleh Panitia Seleksi Sekma yang terdiri dari dua pejabat Mahkamah Agung, seorang dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, seorang dari Badan Kepegawaian Negara, serta seorang akademisi.

“Sudah, sudah diserahkan kepada Presiden Joko Widodo beberapa hari yang lalu,” ujar juru bicara MA Suhadi, ketika dihubungi di Jakarta, Senin. Tiga nama calon sekretaris MA yang sudah dinyatakan lolos seleksi adalah Achmad Setyo Pudjoharsoyo, Aco Nur, dan Imron Rosyadi.

Achmad Setyo Pudjoharsoyo merupakan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Barat, kemudian Imron Rosyadi merupakan mantan Ketua Pengadilan Agama Jakarta Selatan yang kini bertugas di Pengadilan Tinggi Agama Medan. Sedangkan, Aco Nur saat ini bertugas sebagai Pelaksana Tugas Sekretaris MA menggantikan pejabat sebelumnya, Nurhadi.

Panitia seleksi Sekma juga melibatkan KPK terkait laporan harta kekayaan (LHKPN) dan PPATK untuk transaksi keuangan. “Ini sangat penting, pasalnya belajar dari pengalaman sebelumnya Sekretaris MA memiliki catatan atas harta kekayaan yang tidak wajar (fantastis) dan ketidaktaatan melaporkan LHKPN,” ungkap Suhadi.

Pihak Koalisi pun meminta Presiden memilih calon yang benar-benar pas dan harus ditekankan untuk jabatan Sekretaris MA karena sangat penting, mengingat hampir semua keputusan strategis terkait administrasi, organisasi, dan finansial MA diusulkan atau ditentukan olehnya. Jabatan Sekretaris MA mengalami kekosongan setelah pejabatnya Nurhadi mengundurkan diri, akibat dugaan kasus suap yang melibatkan dirinya. (ANT/Evi Indria/Foto: Klikkabar)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: