Luapan Sungai Bengawan Solo Terus Meluas di Bojonegoro

Ketinggian permukaan air sejak pukul 08.00 WIB Kamis (1/12) mencapai peningkatan 15.02 phielschal.
, Majalah Kartini | 01/12/2016 - 14:00

MajalahKartini.co.id – Hujan terus mengguyur wilayah Jawa Tengah sejak Sabtu 26 November 2016, mengakibatkan debit air sungai terbesar di Pulau Jawa Bengawan Solo kembali meluap. “Air Bengawan Solo saat ini trennya naik terus. Sehingga saat ini telah dinyatakan siaga 3 atau merah. Kita berharap semoga tidak ada pasang purnama sehingga air bisa cepat ke laut,” kata Komandan Insiden Comender Joko Lukito

Sementara laporan yang diterima BPBD Bojonegoro, banjir saat ini sudah meluas hingga 15 desa di 5 kecamatan yang tergenang air dengan ketinggian 40 cm sampai 75 cm. Desa-desa yang sudah tergenang dampak banjir antara lain Kecamatan Bojonegoro Kota diantaranya Desa/Kelurahan Ledok Wetan, Ledok Kulon, Klangon, Jetak, Kalirejo, Semanding, Banjarejo, Kauman, Desa Mojo Kecamatan Kalitidu, Desa Ngablak Kecamatan Dander, Desa Sranak Kecamatan trucuk, Banjarsari, Desa Bogo dan Sambiroto di Kecamatan Kapas.

Pantauan dilokasi sebanyak 809 rumah warga, 1 gedung sekolah dasar, 6 gedung Taman Kanak-Kanak, 155 hektar sawah, 52 hektar pekarangan, serta 1.002 meter jalan desa telah tergenang air. Saat ini data warga yang dievakuasi mengungsi ketempat lebih aman sudah mencapai 156 orang untuk di Kecamatan Bojonegoro Kota. Mereka mengungsi di tanggul Bengawan Solo dan Gedung Serba Guna yang berada di Kelurahan Ledok Wetan.

“Untuk distribusi pasokan makanan dan minuman saat ini masih cukup. Dan dapur umum juga sudah dibuka di beberapa desa yang telah tergenang banjir,” tutur Joko Lukito. Derasnya arus Banjir dilaporkan juga telah membuat cek dump di Desa Puncang Arum Kecamatan Boureno jebol. Sehingga air terus meluas mengalir ke persawahan milik warga yang masih ditanami padi, untuk kerugian akibat banjir ini belum bisa diprediksi. (ANT/Foto: ANT FOTO/Maulana Surya)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: