Kronologis Kondisi Korban yang Tertimbun Longsor Perimeter

Pihak rumah sakit juga sempat memasukkan obat-obatan untuk memperkuat kerja jantung Dianti.
, Majalah Kartini | 07/02/2018 - 18:08

MajalahKartini.co.id – Direktur RS Mayapada Hospital Tangerang, dr Markus Waseso mengatakan Dyani Putri (24), korban tertimbun longsor di underpass Jalan Perimeter Selatan, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (5/2) kemarin pukul 17:45 WIB. Mulanya, pada pukul 05.00 WIB, RSUD Tangerang saat itu belum bisa melayani, sehingga diperlukan fasilitas ICU yang lain. Kami segera menjemput korban,” ujar Markus.

“Hasil pemeriksaan ditempat, tampak adanya pembengkakan pada tubuh-nya, ada memar di daerah perut pasien, lengan kiri sudah terpasang gips, paha sebelah kanan bengkak, tekanan darah 90/60 dengan nadi yang sangat lemah,” ungkapnya seperti yang dikutip dari laman Banten News.

Dengan kondisi yang lemah itu, pihak rumah sakit maupun keluarga setuju memutuskan bahwa Dianti segera dipindahkan. Ambulans pun tiba pukul 06:00 WIB, di ruang IGD RS Mayapada, Moderland, Kota Tangerang. Selanjutnya, ketika Dianti dipindahkan dari ambulans ke IGD tiba-tiba saja nafasnya berhenti dengan nadi sangat lemah dan melambat.
.
“Saat itu dokter kami mempertahankan dengan membantu pernafasan dan jantungnya. Ini dilakukan kurang lebih 30 menit sudah bisa dievakuasi ke ruang ICU utk diresusitasi dan itu disaksikan pihak keluarga,” katanya. Tak hanya itu, Markus menuturkan pihaknya juga sempat memasukkan obat-obatan untuk memperkuat kerja jantung Dyani.

Namun sayangnya pukul 06.43 WIB, Dyani dinyatakan meninggal dunia. “Korban tak bisa tertolong. Kami memberikan penjelasan ke keluarga. Dan saat itu keluarga bisa menerima ikhlas,” tuturnya.

Sementara itu, Mukmainah (24) yang merupakan korban selamat dari peristiwa longsornya underpass di Jalan Perimeter Selatan, Bandara Soekarno Hatta, sedang menjalani perawatan di RS Siloam Lippo Village, Curug, Kabupaten Tangerang. Mukmainah berhasil dievakuasi dari dalam mobilnya pukul 06.40 WIB Selasa (6/2). Terhitung selama 13 jam. Humas RS Siloam Lippo Village Jimmy Rambing mengakui bahwa pasien tersebut, tengah ditangani tim medis.

“Iya benar, sedang dalam penanganan medis,” katanya. Sebab sebelumnya, Mukmainah harus dilakukan X-Ray dan kini tinggal menunggu dokter spesialis Bedah Orthopaedi dan Traumatologi atau SpOT utk penanganan lebih lanjut. (Foto: Instagram)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: