Kepala BNPB Pimpin Langsung Operasi Pemadaman Karhutla Riau

Aktivitas masyarakat di Riau berjalan normal dan jarak pandang normal.
, Majalah Kartini | 28/08/2016 - 17:23

MajalahKartini.co.id – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Willem Rampangilei, memimpin langsung operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Riau, Sabtu (27/8). BNPB menambah helicopter water bombing di Riau sehingga keseluruhan terdapat 4 helikopter water bombing, 2 pesawat Air Tractor water bombing dan 1 pesawat Casa hujan buatan.

Sekitar 7.200 personil tim satgas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Damkar, relawan dan karyawan perusahaan melakukan pemadaman di Riau. Total luas lahan terbakar di Riau sejak Januari hingga 27/8/2016 sekitar
3.218 hektar.

“Pemerintah akan terus all out mengerahkan sumber daya nasional untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan. Enam provinsi yang saat ini sudah menetapkan Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan secara terus menerus melakukan pencegahan dan pemadaman,” kata Kepala BNPB Willem Rampangilei, melalui keterangan pers, Sabtu (27/8).

BNPB, lanjut dia, terus memperkuat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan. Total sudah 18 helikopter dan pesawat BNPB yang dikerahkan untuk mendukung satgas udara di enam provinsi yaitu Riau, Jambi, Sumsel, Kalbar, Kalteng dan Kalsel.

Empat helikopter water bombing disiapkan jika Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara menetapkan siaga darurat. Meskipun sebagian wilayah di Sumatera dan Kalimantan akan turun hujan, namun kita tidak boleh lengah.

“September adalah puncak musim kemarau sehingga pencegahan harus lebih ditingkatkan,” kata dia.

Kebakaran hutan dan lahan di wilayah Riau masih terjadi di beberapa daerah. Satelit MODIS tidak mampu mendeteksi karena tertutup oleh awan yang cukup merata. Pantauan udara dari pesawat Air Tractor dan helicopter water bombing BNPB kebakaran hutan dan lahan ditemukan di Kabupaten Siak, Dumai, Bengkalis, Rokan Hilir, Kampar dan Rokan Hulu.

Asap tebal masih mengepul di Kecamatan Kandis Kabupaten Siak, Kecamatan Berangkat Kabupaten Dumai, Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis, Kecamatan Pujud Kabupaten Rokan Hilir dan Kecamatan Bonai Darussalam Kabupaten Rokan Hulu.

Kondisi kualitas udara di wilayah Provinsi Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, Jambi, dan Aceh kondisinya ‘baik’ hingga ‘sedang’. Kecuali di Kabupaten Bengkalis Riau yang kategori ‘sedang’ hingga ‘sangat tidak sehat’ pada Sabtu (27/8) pukul 07.00 WIB.

Aktivitas masyarakat di Riau berjalan normal. Jarak pandang normal dan jumlah titik api berkurang dibandingkan tahun lalu. Tidak ada penutupan bandara dan sekolah diliburkan karena dampak asap seperti tahun lalu. BNPB menyatakan penanganan karhutla tahun ini lebih baik daripada sebelumnya. (Foto: ANTARA FOTO/Rony Muharrman)

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: