Kaleidoskop 2016: Pahit Manis Pendidikan Indonesia

Berikut wajah pendidikan di Indonesia yang berhasil dirangkum dalam kaleidoskop 2016.
, Majalah Kartini | 24/12/2016 - 20:00

kaleidoskop-2016-pahit-manis-pendidikan-indonesia

MajalahKartini.co.id – Pendidikan merupakan sarana pembentuk karakter bangsa yang diharapkan dapat berjuang membawa negara bersaing di kancah global. Dunia pendidikan di Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan terkait mutu, akses, kualitas dan jumlah guru, serta persoalan lain.

Sepanjang 2016, berita pendidikan Indonesia menyuarakan nada sumbang dan merdu. Sejumlah kemenangan pada kompetisi kancah internasional berhasil dimenangkan Indonesia. Namun, ada juga berita kekerasan yang menodai dunia pendidikan Indonesia.

Berikut, Majalah Kartini akan merangkumkan sejumlah kabar terkait pendidikan Indonesia, baik yang menyenangkan maupun menyesakkan.

1. Film Pendek Indonesia Menang di Cannes Film Festival 2016
“Prenjak, In The Year Of Monkey” film pendek yang dikirim mewakili Indonesia oleh Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbang Film) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menang di ajang Cannes Film Festival 2016. ¬†Prenjak mendapatkan penghargaan terbaik The Leica Cine Discovery Prize Cinema de pa critic cannes 2016. Ini merupakan kategori tertinggi dari cinema de la critic atau Critic’s Week Cannes untuk short film. Kemenangan ini diumumkan Jum’at 20 Mei 2016 di Cannes, Perancis.

2. Cubit Murid, Guru Dituntut Enam Bulan Penjara
Guru asal Sidoarjo, Jawa Timur, Muhammad Samhudi (46) menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Sidoarjo, Kamis, 14 Juli 2016. Ia dibawa ke meja hijau setelah dlaporkan karena mencubit muridnya. Oleh Jaksa Penuntut Umum dia dituntut enam bulan penjara dengan masa percobaan satu tahun. Peristiwa ini menuai pro kontra di media massa.

3. Simposium Peringatan Hari Guru
Simposium Guru Nasional yang akan diikuti sekitar 2000 orang guru dari seluruh Indonesia digelar pada 26 November 2016. Simposium dilaksanakan di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Jawa Barat.

Acara ini akan melibatkan pakar dari perguruan tinggi, praktisi pendidikan, pemerhati pendidikan, LSM pendidikan, organisasi guru, serta GTK berprestasi tingkat nasional. Simposium membahas 10 topik, yakni Penguatan Pendidikan Karakter di Satuan Pendidikan, Optimalisasi Pendidikan Inklusi, Revitalisasi SMK dalam Menghadapi Daya Saing Ketenagakerjaan, Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan, dan Profesionalisme GTK melalui GTK Pembelajar.

4. Siswa Indonesia Borong Emas di Ajang International Science Olympiad 2016
Lima siswa Indonesia berhasil menggondol medali emas pada ajang International Junior Science Olympiad 2016, di Nusa Dua, Bali, Sabtu, 10 Desember 2016. Selain itu, perwakilan Indonesia pun memperoleh tujuh medali perak. Ranking tim Indonesia ada di urutan kedua, setelah Cina Taipei

5. Insiden Berdarah di Nusa Tenggara Timur
Pada Selasa, 13 Desember, masyarakat dikejutkan dengan aksi penyerangan di Sabu Rajua, Nusa Tenggara Timur. Sekitar pukul 08.47 WITA, seorang pemuda memasuki ruang kelas V SD Negeri 1 Sabu Barat dan melakukan penyerangan pada siswa yang tengah belajar. Tujuh orang siswa terluka akibat insiden dan dirawat di Puskesmas setempat. Beruntung, tak ada korab meninggal di insiden tersebut. (Foto: ANT FOTO)

 

Tags: ,

BAGIKAN HALAMAN INI: