Jumlah Jemaah Haji Menurun, Pengusaha Katering Arab Saudi Merugi

Mereka yang menunaikan ibadah haji tahun ini relatif memiliki sedikit uang untuk dibelanjakan.
, Majalah Kartini | 14/09/2016 - 10:00

MajalahKartini.co.id – Para pengusaha katering Arab Saudi yang melayani jemaah haji tahun ini harus merugi akibat menurunnya jumlah jamaah haji. Mereka pun dianggap membawa lebih sedikit uang untuk dibelanjakan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Pemerintah Arab Saudi menyatakan jumlah haji tahun ini sekitar 1,86 juta orang, yang mana 1,3 juta di antaranya datang dari luar negeri atau turun jauh dibanding tahun-tahun sebelumnya yang sempat mencapai angkat tiga juta orang. “Jumlah haji dari luar negeri tahun ini hingga turun 20 persen, sementara dari dalam negeri anjlok 50 persen,” kata Marwan Abbas Shaaban, kepala Komite Nasional untuk Haji dan Umrah.

Akibatnya, bisnis terkait haji pun turun sekitar 50 persen. “Mereka datang, tapi situasinya tidak seperti pada masa-masa damai. Peperangan di negara-negara Arab adalah masalah utamanya,” kata Ali al-Hirabi, salah satu penjual emas di Mekkah.

Arab Saudi dan negara-negara sekitarnya kini tengah mengalami masa sulit akibat jatuhnya harga minyak dunia. Mereka harus memotong anggaran negara, menurunkan upah, serta mengurangi belanja perang di Timur Tengah. Otoritas setempat memberikan alasan yang berbeda-beda mengenai turunnya jamaah haji ini. Salah satu alasan yang jelas adalah boikot dari Iran yang memprotes standar keamanan dari Arab Saudi untuk para jamaah.

Mereka menunjuk insiden saling injak pada tahun lalu hingga menewaskan setidaknya 2.070 orang. Shabaan mengatakan Iran hanya menyumbang tujuh persen dari jamaah asing sehingga absennya mereka tidak terlalu berpengaruh besar. “Selama tiga tahun terakhir, kami terus mengurangi jumlah haji karena ekspansi dua masjid suci dan perbaikan infrastruktur besar-besaran,” jelas Shabaan. (ANT /Foto: ANT FOTO/Nyoman Budiana)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: