Jokowi Larang KIP untuk Beli Pulsa

KIP sebaiknya digunakan untuk membeli sepatu maupun buku sekolah atau urusan sekolah lain.
, Majalah Kartini | 31/01/2017 - 11:38

Jokowi Larang KIP untuk Beli Pulsa

MajalahKartini.co.id – Presiden Joko Widodo menyerahkan 1.067 Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk anak yatim piatu dan anak penghuni panti asuhan di Kabupaten Boyolali, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Klaten, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Salatiga, dan Kota Surakarta. Penyerahan KIP dilakukan di SMKN 1 Mojosongo, Boyolali, Senin (30/9) siang. “Tapi jangan mengambil uang yang ada di kartu itu, misalnya ambil Rp100 ribu untuk beli pulsa. Kalau ada yang ketahuan kartunya dicabut,” tutur Jokowi.

Kalau tidak diperlukan, Jokowi berpesan, dana yang tersimpan dalam KIP jangan diambil. Uang sebaiknya digunakan untuk membeli sepatu maupun buku sekolah atau urusan sekolah lain. Untuk pemegang KIP, bagi siswa Sekolah Dasar mendapatkan Rp450 ribu, Sekolah Menengah Pertama Rp750 ribu, dan yang Sekolah Menengah Atas atau Sekolah Menengah Kejuruan mendapatkan Rp 1 juta.

Jokowi juga berpesan agar anak-anak yang hadir belajar dengan giat. Jokowi sempat menceritakan tentang masa kecilnya yang tak mau kalah dengan temannya soal pendidikan. “Kalau teman-teman saya belajar 4 jam, saya belajar 8 jam. Memang harus seperti itu. Habis sekolah istirahat sebentar, belajar, malam belajar, habis shubuh juga mau berangkat sekolah belajar sebentar. Memang harus bekerja keras seperti itu. Tugas anak-anak adalah belajar,” pesan Presiden.

Sebelumnya, Menko bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dalam laporannya mengatakan KIP akan diberikan kepada 19 juta siswa di seluruh Indonesia di tahun 2017. Untuk anak yatim piatu dan anak yang ada di panti asuhan, akan diberikan kepada 896 ribu anak di seluruh Indonesia. (Foto: Seskab)

Tags: , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: