Ini yang Bisa Anda Lakukan Jika Teman Miliki Kecenderungan Bunuh Diri

Saatnya kenali tips dan trik jika menghadapi teman yang sudah memiliki tanda-tanda keinginan bunuh diri.
, Majalah Kartini | 26/07/2017 - 11:23

Ini yang Bisa Anda Lakukan Jika Anda Miliki Kecenderungan Bunuh Diri

MajalahKartini.co.id – Kecenderungan bunuh diri tanpa disangka bisa terjadi di lingkungan Anda, terkadang karena tak ada tanda yang nyata, fenomena tersebut kerap diabaikan. Bahkan ketika teman Anda yang mengalami kecenderungan untuk mengakhiri hidup. Sebagai teman tentunya Anda ingin memberikan empati yang berharga untuk mereka.

Berikut langkah-langkah yang bisa Anda terapkan jika memiliki pengalaman di atas, seperti yang dikutip dari laman Komunitas Into the Light.

1. Tahan semua asumsi Anda di dalam kepala anda sendiri. Jangan pernah lemparkan asumsi-asumsi seperti itu di saat orang hendak bercerita/curhat kepada Anda. Biarkan ia berbicara lebih dahulu, dan kita menjadi pendengar yang baik.

2. Menanyakan apakah memiliki kecenderungan bunuh diri, sejak kapan dan sudah seberapa detail rencana dan metode yang hendak digunakan. Semakin lama dan detail pemikiran bunuh diri, akan semakin besar kemungkinan bahaya bahwa ia akan melakukan bunuh diri.

3. Mintalah untuk jauhkan diri dari akses bahaya. Menantang untuk bunuh diri justru akan menjadi pemicu bunuh diri.
Contoh: ”(Alat) Ini saya simpan dulu yah”, “Tolong kamu jaga diri kamu dari tempat berbahaya yah”

4. Usahakan Anda atau orang yang dekat jarak secara fisik ataupun akrab secara emosional terhadap orang dengan kecenderungan bunuh diri untuk berada tetap di dekatnya hingga pemikiran tersebut lewat.

5. Dengarkan dulu masalah yang diutarakan rekan Anda dengan baik-baik. Tampung semua emosi negatif yang diekspresikan dengan tenang, tanpa ada reaksi berlebihan.

Berikan pertanyaan dengan terbuka, seperti: ”Sekiranya apakah yang membuatmu bertahan sejauh ini?”, “Apakah kamu memiliki tujuan untuk hari esok?” atau “Apa cita-cita jangka panjangmu yang hendak kamu raih?”

6. Diperlukan kerjasama dengan pihak keluarga dan orang terdekat dari orang yang memiliki kecenderungan bunuh diri. Penyampaian ke orang terdekat lainnya harus dengan hati-hati agar tidak mengagetkan mereka, rahasia mengenai perilaku bunuh diri dapat disampaikan dalam kondisi krisis.

Semua proses pemulihan dari pemikiran bunuh diri hanya dapat dimungkinkan dengan psikoterapi dan obat-obat psikofarmaka jika dibutuhkan, yakinkan dan berikan rujukan ke profesional terdekat.

7. Menyadari bahwa perilaku manusia sangat dinamis dan sulit diperkirakan, terutama jika Anda bukan ahli dalam bidang ini. Menerima keterbatasan ini membantu Anda untuk melakukan yang terbaik namun juga bersiap untuk menerima apapun yang terjadi. (Foto: Liputan6)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: