Indonesia Diperkirakan Krisis Listrik di Tahun 2018

Adanya defisit pasokan listrik pertahun, Indonesia diprediksi bakal krisis listrik dan akibatnya daerah potensial bisa tergerus dalam arus perdagangan ASEAN.
, Majalah Kartini | 09/11/2016 - 12:00

MajalahKartini.co.id – Indonesia diperkirakan akan mengalami krisis listrik sebesar 1.000 megawatt (MW) pada 2018. Perkiraan itu diungkapkan anggota Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Hendri Saparini, Selasa (8/11).

“Setiap tahun, tambahan kebutuhan listrik masyarakat sekitar 5.000 MW, sementara Perusahaan Listrik Negara (PLN) hanya mampu menyediakan pasokan listrik sekitar 4.000 MW setiap tahunnya,” ujarnya. Tambahan kebutuhan listrik dari masyarakat sampai saat ini, seperti halnya rumah tangga, industri, usaha komersil dan umum, menurut Hendri masih melebihi pasokan dari PT PLN.

“Artinya, ada defisit pasokan listrik 1.000 MW per tahun. Bila tidak ada langkah nyata, Indonesia akan mengalami krisis listrik pada 2008,” tuturnya. Kurangnya pasokan listrik, tambah Hendri, membuat sebagian wilyah di Indonesia sering terkena pemadaman listrik bergilir. Kondisi ini umumnya terjadi di luar Pulau Jawa, seperti sumatra dan kalimantan. Bahkan, menurutnya masih banyak mesin pabrik tidak bisa berproduksi karena tidak ada pasokan setrum.

Berdasarkan data ESDM, hingga 2 November 2015, dari 22 sistem kelistrikan nasional, 11 sistem kelistrikan lain berstatus siaga karena cadangan listriknya lebih kecil dari pembangkitnya. “Adapun sisanya, Sembilan sistem kelistrikan dalam kondisi defisit pasokan listrik, seperti di Sumatera dan Kalimantan,” ucapnya.

Hendri juga mengingatkan krisis listrik itu harus segara diselesaikan. Alasannya, pasokan energi yang cukup merupakan kunci utama untuk meningkatkan perekonomian suatu negara. Selain itu, Hendri menambahkan, jika krisis listrik terjadi di daerah-daerah potensial saat Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sudah berjalan seperti sekarang, dampaknya bisa merugikan Indonesia. Di mana daya saing produsen dan manufaktur di daerah tersebut akan tergusur dalam perdagangan bebas ASEAN. (Sopan Sopian/Foto: ANT FOTO/Umarul Faruq)

Tags: , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: