Evakuasi F16 Masih Terus Berlangsung

Saat mendarat, pesawat F16 dengan nomor ekor TS1603 itu mengalami masalah pada sistem pengereman atau “breaking malfunction”.
, Majalah Kartini | 15/03/2017 - 10:34

Evakuasi F16 Masih Terus Berlangsung

MajalahKartini.co.id – Komandan Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin, Marsekal Pertama Henri Alfiandi menuturkan proses evakuasi pesawat tempur F16 yang tergelincir pada Selasa (14/3) di Pekanbaru, Provinsi Riau hingga saat ini masih terus berlangsung. “Sekarang pesawat dalam proses evakuasi. Kenapa lama? karena kita berusaha menyelamatkan pesawat agar tidak menambah kerusakan,” kata Henri di Pekanbaru, Rabu (14/3).

Marsekal Pertama Henri Alfiandi menggelar konferensi pers terkait kecelakaan tergelincirnya F16 di Pekanbaru, Selasa malam (14/3) pukul 22.30 WIB. Henri mengatakan evakuasi dilakukan oleh tim khusus dan membutuhkan waktu agar kondisi pesawat tidak semakin rusak dengan harapan bisa diperbaiki kembali.

Menurutnya, jadwal penerbangan komersil di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru tidak mengalami gangguan meski evakuasi masih berlangsung. Lanud Roesmin Nurjadin dan Bandara SSK II Pekanbaru selama ini berbagi landasan atau “runway”

Dirinya juga mengatakan sejumlah penerbangan memang sempat mengalami delay saat proses penyelamatan awak pesawat naas itu. Namun, gangguan jalur penerbangan hanya berlangsung sekitar 40 menit dan Bandara kembali normal. Peristiwa kecelakaan pesawat itu saat ini, menurutnya masih dalam penyelidikan oleh tim Panitia Penyidik Kecelakaan Pesawat Udara (PPKPU) Mabes TNI AU.

Henri sempat menjelaskan kronologis singkat kecelakaan itu. Dirinya mengatakan pesawat yang diterbangkan dua pilot Mayor Pnb Andri Setiawan dan Lettu Pnb Marco Anderson awalnya mendarat dengan mulus pukul 16.55 WIB. Saat mendarat, pesawat F16 dengan nomor ekor TS1603 itu mengalami masalah pada sistem pengereman atau “breaking malfunction”. Kedua pilot lantas berusaha menghentikan pesawat sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku hingga akhirnya tergelincir dan keluar landasan pacu sejauh 200 meter. “Namun upaya tidak berhasil dan pesawat tergelincir dan terbalik. Kejadian secara detil dalam tahap penyelidikan PPKPU,” ungkap dia. (Foto: ANT FOTO/Rosa Panggabean)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: