Diduga Pakai Bahan Kedaluwarsa, Presdir Pizza Hut Membantah

Diduga ada 12 paket tepung bonito yang masa simpannya ditambah melewati tanggal kadaluwarsa.
, Majalah Kartini | 05/09/2016 - 12:30

MajalahKartini.co.id – Presiden Direktur PT Sarimelati Kencana Stephen McCartney, pemegang hak waralaba tunggal Pizza Hut di Indonesia, membantah penggunaan bahan kedaluwarsa ke dalam makanan yang disajikan. “Kami tidak pernah memperpanjang masa simpan bahan makanan, saya menegaskan,” kata Stephen saat jumpa pers di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu (4/9).

Dia menegaskan hal itu untuk menanggapi pemberitaan Majalah Tempo yang memberitakan restorannya diduga pernah menggunakan bahan pangan kedaluwarsa. Pizza Hut, Pizza Hut Delivery (PHD), dan Marugame Udon diduga pernah menggunakan bahan pangan kedaluwarsa, seperti ditulis sejumlah media,

Media tersebut menulis ada puluhan paket bahan makanan kedaluwarsa yang diduga dipakai ketiga restoran tersebut. Dalam dokumen yang diperoleh kedua media tersebut, tertulis puluhan paket bahan makanan yang dipakai ketiganya terbagi dalam belasan jenis bahan.

Dari belasan jenis bahan itu, ada satu bahan bernama bonito powder atau tepung bonito yang digunakan sebagai perasa ikan. Diduga ada 12 paket tepung bonito yang masa simpannya ditambah melewati tanggal kedaluwarsa.

Stephen membantah dengan mengatakan tidak pernah membolehkan pemakaian bahan yang sudah lewat masa aman konsumsi. “Keamanan kami perhatikan dengan serius, kami tidak menyajikan makanan kedaluwarsa,” kata dia. Ia mengklaim sangat memperhatikan kualitas penyajian makanan untuk pelanggan.

Dia juga membantah sengaja melakukan tindakan itu untuk menambah keuntungan perusahaan. Menurut dia, mencari keuntungan sudah pasti dilakukan tapi tanpa mengorbankan keamanan makanan. “Kami tidak pernah mengambil untung dengan berkompromi soal keamanan makanan” kata dia. (Foto: Istimewa)

Tags: , , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: