Dampak Merkuri Serang 250 Ribu Pekerja Tambang Emas

Presiden Jokowi pun memberikan tujuh arahan terkait merkuri dalam tambang emas.
, Majalah Kartini | 09/03/2017 - 22:07

Dampak Merkuri Serang 250 Ribu Pekerja Tambang EmasMajalahKartini.co.id – Setelah melakukan pertemuan dengan Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini melakukan rapat terbatas untuk membahas mengenai penghapusan penggunaan merkuri pada pertambangan rakyat atau Pertambangan Emas Skala Kecil (PESK). Menurut Jokowi, terdapat sekira 850 lokasi penambangan yang menggunakan merkuri. Hal ini pun berdampak pada kesehatan dari 250 ribu tenaga kerja pada sektor pertambangan.

“Bukan hanya bagi kesehatan bagi 250 ribu penambang tapi juga berdampak ke kesehatan keluarga, anak-anak dan masyarakat yang hidup di sekitar tambang. Selain itu pencemaran merkuri akibatkan kerusakan lingkungan parah berupa pencemaran lingkungan , udara air maupun tanah,” tuturnya di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (9/3).

Untuk itu, Jokowi pun memberikan tujuh instruksi dalam rapat terbatas kali ini. Pertama, pemerintah harus mengatur kembali tata kelola pertambangan rakyat dan tambang emas skala kecil, termasuk yang berada dalam kawasan hutan. Kedua penggunaan merkuri pada pertambangan rakyat harus dihentikan, harus dilarang.

Hal ini pun telah dilakukan di Maluku. “Ketiga, atur pengelolaanya. Saya minta diawasi ketat penggunaan merkuri baik di tambang rakyat, tapi juga di pertambangan skala menengah dan besar. Keempat, saya minta tata niaga dan distribusi merkuri termasuk pengawasan importasi merkuri karena saya dapat banyak informasi impor merkuri ilegal yang masuk ke tambang rakyat,” ungkapnya.

Selanjutnya, Jokowi meminta agar pemerintah melakukan edukasi pada penambang tentang bahaya merkuri bagi penambang dan lingkungan. Masyarakat pun perlu diberi pemahaman bahwa pencemaran merkuri tidak hanya bisa berdampak ke penambang. Namun juga berdampak pada keluarga dan anak yang berupa cacat fisik atau mental.

Keenam, Jokowi meminta agar solusi yang dikeluarkan bukan hanya penertiban tambang ilegal. Namun juga diupayakan pengalihan mata pencaharian bagi penambang. Adalah arahan terakhir, Jokowi meminta agar warga yang terkontaminasi merkuri perlu diberi penanganan medis. “Ini tidak boleh dibiarkan, apalagi Indonesia menjadi salah satu negara yang telah tandatangan Konvensi Minamata. Maka itu saya minta diambil langkah cepat,” tutupnya. (Foto:¬†ilustrasi)

Tags: , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: