Bea Cukai dan BNN Gagalkan Penyelundupan 69,2 Kilogram Sabu

Didapati container berisi lima buah water purifier yang dicurigai membawa narkoba.
, Majalah Kartini | 20/10/2016 - 13:00

MajalahKartini.co.id – Bea Cukai bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil gagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu seberat 69,2 kg. Direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi menerangkan kronologi penggagalan upaya penyelundupan narkoba ini.

“Pada 28 September 2016 BNN menyampaikan informasi bahwa akan ada importasi sabu melalui pelabuhan Tanjung Emas. Selanjutnya unit intelijen Bea Cukai meneliti dan menganalisis data impor. Hasilnya didapati container berisi lima buah water purifier yang dicurigai membawa narkoba tersebut,” kata dia melalui siaran pers yang diterima, Kamis (20/10), di Jakarta.

Dipimpin oleh Deputi Pemberantasan BNN, Arman Depari, tim berhasil mengamankan lima orang pria berinisial YT (34), WD (36), TO (29), WJ (28), dan YS (28). Penangkapan pertama dilakukan terhadap YT, WJ, dan TO di Jl. Raya Suradadi, Tegal, Jawa Tengah saat membawa dua ransel besar berisi 56 bungkus sabu seberat 58.083,5 gram dari Demak menuju Cikampek, Sabtu (14/10).

“Dari keterangan para tersangka, diketahui jaringan ini dikendalikan oleh WD yang diamankan BNN di Jl. Raya Babadan Walureja, Tegal, Jawa Tengah beberapa saat setelah penangkapan tiga rekannya,” ujar Heru. Menurut keterangan WD, dari total barang bukti yang diamankan, sebanyak 7 bungkus sabu seberat 7.278 gr akan diserahkan kepada seorang kurir berinisial YS. BNN melakukang pengembangan dan berhasil mengamankan YS di kawasan Cikopo, Cikampek, Jawa Barat, Sabtu (15/10).

Tim BNN menemukan mesin pompa air yang digunakan sebagai alat kamuflase di ruang tamu rumah kakak kandung YT, di Desa Kalisari, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Kepada BNN YT mengaku masih menyimpan sabu lainnya. “Pengembangan dilakukan dan BNN berhasil menemukan 11 bungkus sabu seberat 11.116,5 gram di kediaman YT tak jauh dari lokasi penemuan mesin pompa air,” ucap dia.

Tak hanya barang bukti narkotika, BNN juga mengamankan dua unit kendaraan yang digunakan para tersangka saat dilakukan penangkapan. Seluruh tersangka dan barang bukti dibawa ke kantor BNN pusat guna penyelidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya kelima tersangka terancam pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup. (Foto: ANTARA FOTO/Rahmad)

Tags: , , , , , , , , , , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: