Ajukan Nota Keberatan, Ahok: Itu Menyasar pada Oknum Politisi

Ahok mengajukan nota keberatan setelah atas dakwaan yang dibacakan JPU di mana dirinya didakwa menodai agama.
, Majalah Kartini | 13/12/2016 - 11:00

MajalahKartini.co.id – Terdakwa kasus dugaan penistaan agama, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok mengajukan nota keberatan atas dakwaan yang dibacakan oleh jaksa penuntut umum (JPU) di sidang perdana kasus dugaan penistaan agama. Ahok sendiri didakwa pasal 156 dan pasal 156a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penodaan agama.

Dalam pernyataanya, Ahok mengaku tidak merasa berniat menistakan agama Islam. Ucapannya kala kunjungan ke Pulau Seribu, kata Ahok, itu menyasar kepada oknum politisi yang memanfaatkan Surah Almaidah Ayat 51, karena tak bisa bersaing sehat di Pilkada DKI Jakarta. Bahkan, Ahok juga mengutip buku yang ditulisnya pada 2008 lalu, bahwa oknum-oknum tersebut berlindung di balik ayat suci.

“Isinya melarang rakyat kaum nasrani dan yahudi jadi pemimpin mereka, dengan tambahan jangan pernah memilih kafir, mereka mengajak agar memilih pemimpin dari kaum seiman,” tutur Ahok, di Pengadilan Negeri Jakarta Utara Selasa (13/12). (Sopan Sopian/Foto: Megapolitan)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: