Mewujudkan Traveling Bersama Keluarga ala Julia Wingantini 

Bukan hanya memberikan kebahagian, traveling bersama anak-anak juga dapat memberikan berbagai pelajaran, Julia Wingantini berbagi cerita untuk Anda. 
, Majalah Kartini | 13/01/2017 - 15:03

Mewujudkan Traveling Bersama Keluarga ala Julia Wingantini

MajalahKartini.co.id – Hobi menulis membawa Julia Wingantini untuk berbagi informasi kepada masyarakat. Ibu tiga anak ini menuangkan beberapa hobi lainnya dengan membuat sebuah blog. Julia mengatakan awal dirinya menjadi blogger yakni dengan menulis blog tentang resep dan foto masakan yang ia masak sendiri. Tulisan dan foto tersebut ia abadikan di sebuah alamat web miliknya yakni www.chefbyaccident.com.

Bukan hanya menulis tentang resep masakan saja, ternyata Julia juga kerap menuliskan beberapa kisah perjalanan. Merasa tidak konsisten, akhirnya ia pun memutuskan untuk membuat blog lain yang dikhususkan untuk mengisahkan tentang keseharian keluarganya dan juga perjalanan liburan. Dengan begitu ia menyebutnya Traventur yang merupakan singkatan dari traveling adventure.

Bagi perempuan kelahiran 18 Juli 1982 ini melakukan perjalanan bersama keluarga memang merupakan momen yang paling tidak bisa dilupakan. Untuk mengabadikannya, Julia menuliskan pengalaman perjalanan bersama keluarganya melalui blog dengan alamat website www.familytraventure.com. Menurutnya, selain mengabadikan melalui tulisan, blog ini juga sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk dijadikan acuan ketika ingin melakukan traveling. “Setiap akan melakukan perjalanan salah satu sumber yang akurat selain buku adalah catatan pelajaran para blogger karena biasanya lebih detail” ungkapnya kepada majalahkartini.co.id.

Sulitnya mendapatkan informasi mengenai traveling bersama anak-anak, merupakan salah satu alasan lain dirinya mencatatkan kisah perjalanan bersama keluarga ke dalam blog. Dengan menuangkan kisah perjalanannya ke dalam blog akan memudahkan untuk berbagi informasi kepada kawan-kawan. “Tujuannya selain dokumentasi diri untuk informasi teman-teman juga, kadang banyak yang bertanya berkali-kali kalau sudah ditulis di blog hanya tinggal kirim link,” ujar istri dari Arief Wibowo ini.

Mewujudkan Traveling Bersama Keluarga ala Julia Wingantini3

Sering melakukan traveling tentu saja ada salah satu perjalanan yang paling terkesan. Begitu juga dengan Julia. Ia mengatakan perjalanan umroh bersama suami dan ketiga anaknya yang masih kecil merupakan pengalaman yang paling berkesan. Apalagi ketika melakukan tawaf di malam hari bersama anak-anaknya. Momen tersebut dikatakan sebagai pengalaman yang paling berkesan.

“Tapi yang paling berkesan adalah saat tawaf di malam hari bersama anak-anak. Kebetulan saat itu Hasya (1y) masih menyusu jadi saya melakukan tawaf sambil menyusui, Hanif (5y) sempat kelelahan di tiga putaran terakhir sehingga digendong papanya sampai keringat bercucuran, Haura (7y) sudah berusaha untuk kuat menyelesaikan tawaf. Alhamdulillah saat sai mereka malah bangun dan happy berlari-lari kecil dan menyemangati saya yang sudah kelelahan menggendong bayi,” terangnya.

Untuk rencana ke depan, Julia dan suami juga memiliki target perjalanan selanjutnya. Ia akan mengajak ketiga anaknya untuk mengunjungi tiga benua lain di dunia yakni Australia, Afrika dan Amerika. Traveling membawa anak-anak saat ini memang semakin marak. Bahkan Julia mengatakan jika hal ini sudah seperti gaya hidup baru bagi keluarga masa kini. Ketika ingin mengikuti tren ini sebaiknya para orang tua harus tahu betul apa yang harus dilakukan.

Mewujudkan Traveling Bersama Keluarga ala Julia Wingantini2

Ada beberapa tips dari Julia yang perlu diingat bagi para orang tua yang ingin mengajak anak melakukan traveling. Kunci utama ada di orang tua, jika orang tua sendiri tidak yakin bisa melakukan perjalanan dengan anak-anak lebih baik jangan dilakukan, tetapi sebaliknya jika para orang tua yakin dan nyaman kenapa tidak dilakukan. Banyak pelajaran yang bisa diajarkan kepada anak-anak ketika melakukan traveling. Hal ini juga yang ditanamkan Julia kepada anak-anaknya.

Ia ingin memperkenalkan berbagai macam hal mulai dari life skills, disiplin, kemandirian, belajar beradaptasi hingga berani memilih dan mengambil risiko. “Selain itu, ketika ingin mengajak anak-anak traveling para orang tua harus menyiapkan itinerary atau jadwal perjalanan yang lengkap dan detail hingga mencari tahu perkiraan cuaca di tempat yang akan dikunjungi agar tidak salah kostum,” imbuh Julia yang juga hobi fotografi dan memasak ini.

Julia kembali memberikan catatan dari pengalamannya, jika ingin mengajak anak-anak traveling harus menyamakan vibrasi dahulu sebagai orang tua. Dengan kekompakan tentu saja perjalanan akan terasa menyenangkan. Begitu pula sebaliknya. “Samakan dulu vibrasi sebagai orang tua yang memang akan mengajak jalan-jalan anak, karena kalau kita sebagai orang tidak kompak dan ayah/ibu tidak bisa saling kerjasama maka perjalanan pun tidak akan bisa dilakukan dengan baik” ungkapnya. (Winggi Ferdian/Foto: Doc Pribadi)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: