‘Bintang di Langit Jakarta’ Dongeng Bintang Penghibur Jiwa

Produksi film ini dikerjakan oleh anak-anak seumuran kelas enam SD hingga tiga SMP. Skenarionya diadaptasi dari cerita pendek Tsaqiva Kinasih Gusti, anak ODM juga, dengan judul sama.
, Majalah Kartini | 31/12/2016 - 15:00

film-pendekMajalahKartini.co.id – Pagi ini hujan turun rintik-rintik di Kudus. Hujan turun sejak semalam dan belum reda sampai pagi itu di area shooting produksi film Omah Dongeng Marwah (ODM). Sesuai jadwal, anak-anak ODM berkumpul tepat jam enam pagi. Pagi itu anak-anak ODM meneruskan shooting film pendek berjudul “Bintang di Langit Jakarta” (BdLJ).

Tsaqiva beberapa waktu lalu mengikuti program “Penyusunan Modul Pendidikan Anak dan Remaja” yang diadakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Progam tersebut melibatkan 20-an anak dan remaja dari seluruh Indonesia dengan berbagai latar belakang berbeda. Anak kelas dua SMP yang hobi menulis ini mengajak teman-temannya di ODM mengadaptasi cerpen tersebut menjadi skrip film. Mereka setuju, dan jadilah kegiatan pembuatan film itu sebagai kegiatan paling asyik mengisi liburan sekolah mereka.

Jiwa, nama tokoh dalam film tersebut adalah anak berusia delapan tahun dengan kondisi mata rabun sejak usia empat tahun. Meskipun tak jelas melihat dunia karena sakit matanya itu, tetapi ia tak pernah mengeluh. Karena itu, kisah bintang yang sering didongengkan oleh Bapak menjadi penghibur Jiwa di kala sepi di rumah bedeng milik keluarga itu.

Jiwa, yang diperankan oleh Radian, anak kelas empat SD, lahir dari keluarga pemulung yang tinggal di lingkungan kumuh di Jakarta. Ia menyukai banget kisah bintang yang sering disampaikan Bapak. Kisah bintang itu pula lah yang menjadi alur penting dalam film tersebut, baik sejak mereka tinggal di Jakarta sampai akhirnya kembali ke desa.

Bapak, yang menjadi tokoh lain dalam film tersebut diperankan oleh Kak Edy Supratno, kakak pembimbing di ODM. Tsaqiva, sebagai penulis skenario sekaligus sutradara, memilih Kak Edy sebagai Bapak setelah melewati casting (uji peran) tiga orang bapak yang ada di ODM. Bagaimana hasil akhir film tersebut, kita tunggu kabar selanjutnya. Bagi anak-anak ODM yang penting mereka bisa belajar secara profesional membuat film di tengah musim libur sekolah yang panjang di akhir tahun 2016 ini. (Foto: Omah Dongeng Marwah)

 

 

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: