Ariana Grande Batalkan “Dangerous Woman Tour” -nya Setelah Teror Bom

Grande “Dangerous Woman Tour” dimulai di A.S. pada bulan Februari.
, Majalah Kartini | 24/05/2017 - 20:09

Ariana Grande Batalkan Dangerous Woman Tour -nya Setelah Pemboman

MajalahKartini.co.id – Ariana Grande telah membatalkan “Dangerous Woman Tour” -nya setelah pemboman teroris yang nyata di konsernya pada hari Senin, di mana setidaknya 19 orang terbunuh. Bintang pop ini dijadwalkan tampil di London pada hari Kamis, namun tanggal konser yang tersisa telah ditangguhkan.

Seperti dilaporkan Gossip Cop, insiden mematikan tersebut terjadi saat Grande mengakhiri acaranya di Manchester Senin malam. Sementara penyelidikan berlanjut, polisi mengatakan 19 orang meninggal dan sekitar 50 lainnya cedera.

Pejabat sedang mempertimbangkan untuk melakukan tindakan teroris sampai ada bukti yang menunjukkan hal sebaliknya jika memang demikian. Laporan yang belum dikonfirmasi mengatakan dua bom paku meledak dalam kemungkinan bom bunuh diri. Sementara Grande belum berbicara secara terbuka setelah tragedi yang mengerikan itu, repunya telah memastikan bahwa dia aman. Scooter Braun, manajer penyanyi tersebut, juga mengajak media sosial untuk berbagi sebuah pernyataan.

“Malam ini, hati kita hancur. Kata-kata tidak bisa mengungkapkan kesedihan kita pada korban dan keluarga yang dilukai dalam serangan tak masuk akal ini. Kami meratapi kehidupan anak-anak dan cinta yang diambil oleh tindakan pengecut ini,”

Braun melanjutkan, “Kami berterima kasih atas pelayanan tanpa pamrih malam ini dari responden pertama Manchester yang bergegas menuju bahaya untuk menyelamatkan nyawa. Kami meminta kalian semua untuk menahan para korban, keluarga mereka, dan semua orang yang terkena dampak di dalam hati dan doa Anda. “Grande “Dangerous Woman Tour” dimulai di A.S. pada bulan Februari. Kaki Eropa dimulai awal bulan ini dan dijadwalkan untuk melewati bulan Juni, diikuti oleh konser di Amerika Latin, Asia dan Australia. Tanggal dijadwalkan sampai September, namun pada saat ini, masih terlalu dini untuk mengetahui apakah tur akan dilanjutkan sama sekali. (Foto: Istimewa)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: