5 Tips Memakai Perhiasan Ala Mien R. Uno

Perlu trik tersendiri dalam memakai perhiasan. Apabila kita memperhatikannya, tampilan keseluruhan akan lebih maksimal.
, Majalah Kartini | 08/06/2018 - 13:00

MajalahKartini.co.id – Acara peluncuran buku “Perhiasanku” (9/5) berlangsung meriah di Aula Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta. Acara tersebut dihadiri tamu dan undangan khusus, serta beberapa awak media. Buku “Perhiasanku” adalah karya kesembilan dari  Mien R Uno, seorang pakar etiket dan pengembangan diri, sekaligus Ibunda dari Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno. Dalam acara peluncuran buku tersebut, diadakan pula pameran koleksi perhiasan miliknya.

Mien mengakui, sejak kecil ia sudah gemar mengoleksi perhiasan. Ia kerap memunguti cangkang kerang atau batuan unik dari pantai dan membawanya ke rumah. Apabila ada yang menarik hatinya, Mien akan membawa batuan atau cangkang tersebut ke pengrajin untuk dibuatkan bingkainya, sehingga bisa digunakan sebagai anting atau bros. Kecintaannya pada perhiasan kemudian turut memotivasinya untuk berbagi lewat buku. Dalam sesi wawancara bersama KARTINI, Mien R Uno membagikan beberapa tips dalam mengenakan perhiasan untuk perempuan Indonesia.

  1. Percaya Diri jadi Kunci

“Harus percaya diri [dalam memakai perhiasan]. Kalau tidak percaya diri, penampilan jadi tidak maksimal,” ujarnya. Menurutnya, kepercayaan diri akan berpengaruh pula pada pembawaan seseorang, sehingga hal tersebut dapat mempengaruhi persepsi orang lain terhadapnya.

  1. Harus Ada Center of Point

Dalam berpakasian, perempuan harus selalu memperhatikan komposisi. “Harus ada satu poin yang menjadi highlight. Harus ada center of point ya. Yang lainnya harus menunjang. Jadi semuanya bersanding, jangan bersaing. Kalau mau menonjolkan bajunya, perhiasannya ngalah. Kalau mau menonjolkan perhiasan, bajunya ngalah,” jelasnya.

Koleksi perhiasan yang dipamerkan kepada para undangan.

  1. Kenali Karakter Diri

Menurut Mien, tidak semua orang bisa cocok dengan suatu perhiasan. “Kita harus mengenal karakter diri kita untuk dapat mendapatkan penampilan yang maksimal dengan apa yg kita pakai.”

  1. Warna Kulit Bukan Masalah

Warna kulit sebetulnya bukan masalah ketika kita hendak memakai perhiasan. Asalkan pede, semua bisa jalan. Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan. “Setiap perhiasan akan bagus kalau pakaian orangnya menunjang as a total image,” terangnya.

  1. Jangan Jualan Merek

Mien menjelaskan ada banyak orang yang salah kaprah dalam berpakaian. Berbagai item branded beserta perhiasan digunakan dari ujung kepala sampai ujung kaki. Akhirnya, individu terlihat seperti jualan merek. “You don’t sell others brand. Jangan jadi merek dagang orang lain. You sell yourself to make people respect you,” pungkasnya. Jadi, yang terpenting adalah mencari perhiasan yang sesuai dengan identitas diri sendiri. (*)

 

Tags: , , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: