4 Cara Menjadi Perempuan Mandiri dan Kuat

Menjadi mandiri dan kuat merupakan hal penting yang harus dimiliki dalam kepribadian para perempuan
, Majalah Kartini | 15/05/2018 - 10:22

MajalahKartini.co.id – Banyak sosok perempuan hebat yang mampu memberikan motivasi dan inspirasi dalam kehidupan. Sosok perempuan dituntut untuk bisa menjadi ibu, ayah dan sahabat bagi keluarganya. Secara kasat mata perempuan memiliki kondisi ketahanan fisik yang tidak kuat dan lebih rentan dari sosok laki-laki. Tidak dipungkiri pernyataan tersebut bisa berubah.

Terlebih dalam menghadapi era berkembang saat ini, perempuan harus bisa menjadi sosok yang mandiri dan tak bergantung pada siapapun sekalipun itu suaminya. Oleh sebab itu, sosok pria dituntut untuk bisa memiliki kemandirian dan kekuatan fisik dalam menjalani kehidupannya. Berikut beberapa cara ala Majalah Kartini untuk para perempuan menjadi mandiri dan kuat dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Menjalin Hubungan dengan Orang Lain

Menjalin hubungan merupakan salah satu yang menjadi identitas kita sebagai makhluk sosial yang hidup berdampingan. Menjalin hubungan dengan orang lain akan menambah rasa percaya diri dan melatih keberanian dalam berkomunikasi.

Mengenal banyak orang akan membiasakan kita untuk mengetahui kepribadian seseorang yang berbeda-beda sehingga kita juga terlatih untuk dapat membuat kondisi berbeda saat berkomunikasi.

  1. Menjaga Diri Sendiri

Hal ini penting untuk dilakukan agar menjadi perempuan yang mandiri dan kuat yaitu dengan mencoba meluangkan waktu dalam memanjakan diri dan menjaga kesehatan. Ini merupakan hal kesadaran akan kekuatan perempuan sendiri itu berasal dari penampilannya.

  1. Berani Menerima Tantangan

Menerima tantangan baru berarti setiap pribadi kita akan memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Tantangan adalah sebuah hal baru yang bisa menaikan setiap hal dalam hidup melalui tantangan maka kita akan dipaksa untuk belajar hal baru.

  1. Berani Menyampaikan Pendapat

Berlatih untuk berani menyampaikan pendapat berarti ia adalah sosok yang berani untuk mengutarakan apa yang sedan ia rasakan dan bagaimana pribadinya sehingga sosok seperti ini bisa belajar untuk berkontribusi melalui apa yang ada dalam pikirannya. (*)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: